Pintu
Adakah pintu itu
Masih terbuka untukku?
Adakah kereta itu
Belum berangkat
Dan masihkah ada karcis untukku
Apakah aku masih bisa berpaling padamu?
Ah, bodohnya aku
Terlantar dalam kaku
Dibelenggu ragu-ragu
Padahal aku lihat
Pintu itu masih terbuka
Dan pintu itu terbuka
Tepat depan mata
Dan aku hanya bingung ternganga
Dalam kepala tak ada tanya
Selain "Lalu gimana?"
Karena aku, dalam kebodohanku
Tak tahu harus apa
Cuma bisa malu
Takut untuk mengetuk
Seakan berat langkah maju mendekat
Seharusnya aku coba masuk saja
Namun sejuta khayal melintas dan membatas
Munculkan takut akan apa di dalam
Munculkan kenangan sakit tentang lain pintu
Yang dibanting tutup depan wajahku
Dan sekarang pintu mulai merapat
Dan aku, dalam mengutuki kekeliruanku
Dan dalam penyesalan, bertanya dalam haru
Adakah pintumu masih terbuka untukku?
Please don't close the door on me,
-@erdions-
Masih terbuka untukku?
Adakah kereta itu
Belum berangkat
Dan masihkah ada karcis untukku
Apakah aku masih bisa berpaling padamu?
Ah, bodohnya aku
Terlantar dalam kaku
Dibelenggu ragu-ragu
Padahal aku lihat
Pintu itu masih terbuka
Dan pintu itu terbuka
Tepat depan mata
Dan aku hanya bingung ternganga
Dalam kepala tak ada tanya
Selain "Lalu gimana?"
Karena aku, dalam kebodohanku
Tak tahu harus apa
Cuma bisa malu
Takut untuk mengetuk
Seakan berat langkah maju mendekat
Seharusnya aku coba masuk saja
Namun sejuta khayal melintas dan membatas
Munculkan takut akan apa di dalam
Munculkan kenangan sakit tentang lain pintu
Yang dibanting tutup depan wajahku
Dan sekarang pintu mulai merapat
Dan aku, dalam mengutuki kekeliruanku
Dan dalam penyesalan, bertanya dalam haru
Adakah pintumu masih terbuka untukku?
Please don't close the door on me,
-@erdions-