Keluhan di Bulan Juni

Juni,
Aku berkata
Mau cerita
Tentang si dia
Dan rentang detik
Aku dengannya

Dan kita tertawa,
Dan kita gembira,
Dan kita berpesta,
Dan kita bersama

Juni,
Aku merasa
Tadi, ada suara
Jauh, dalam kepala
Bahwa, aku terbawa
Hanyut, hilang logika
Karam, dalam renjana

Dan di tengah desiran desire
Dan ketika benakku bersyair
Merasa hidupku tak berakhir
Jebret! Menyalak bagaikan petir

Dia pergi, Juni.
Dia pergi
Di saat aku merasa aku tak akan sepi lagi
Di saat aku merasa kepinganku sudah terisi

Meski aku berjanji takkan marah
Tetap saja bung, sakitnya parah
Dan para pujangga picisan akan bernyanyi
Tentang tangis kering tak berair mata,
Tentang rintihan teriak sunyi

Dan aku justru akan bernyanyi
Tentang bagaimana kita sudah berbeda
Tentang tatapan mata yang tak lagi sama
Tentang sifat naif yang membawa petaka
Tentang si tolol yang terbawa suasana

Juni,
Di umurmu yang belia
Kau buat aku ceria
Dan kau tukar dengan derita
Dalam waktu tiga hari saja


It happened so fast, it's too soon.

-@erdions-



Popular posts from this blog

Tolong

Lockdown Breakdown