Menanti Hujan
Kapankah, o langit
Kau akan menghentikan?
Aku nantikan, o awan
Kala kau tenang sedikit
Aku menunggu, o langit kelabu
Hingga mentari lenyap dari hadapanku
Aku menanti riuh gemuruh
Berhenti, dan dengan cemas aku berteduh
Berteduh dari tetesan airmata langit
Berlindung dari kucuran sengit
Lekaslah usai, aku ingin pulang!
Aku lelah dan kau tahan aku,
Paksa aku nikmati petang
Dan dalam lapar dan dahaga, aku bertanya:
Kapankah kiranya, wahai angkasa
Sampai kapan kau luapkan angkara murka?
Sampai kapan kepulanganku kau tahan
Aku mohon, hentikanlah hujan...
Nungguin yang gak kelar-kelar,
-@erdions-
Kau akan menghentikan?
Aku nantikan, o awan
Kala kau tenang sedikit
Aku menunggu, o langit kelabu
Hingga mentari lenyap dari hadapanku
Aku menanti riuh gemuruh
Berhenti, dan dengan cemas aku berteduh
Berteduh dari tetesan airmata langit
Berlindung dari kucuran sengit
Lekaslah usai, aku ingin pulang!
Aku lelah dan kau tahan aku,
Paksa aku nikmati petang
Dan dalam lapar dan dahaga, aku bertanya:
Kapankah kiranya, wahai angkasa
Sampai kapan kau luapkan angkara murka?
Sampai kapan kepulanganku kau tahan
Aku mohon, hentikanlah hujan...
Nungguin yang gak kelar-kelar,
-@erdions-